UAV Untuk Pertanian Indonesia

  • Near Infrared
  • Hutan mangrove yang dipotret menggunakan FARM-Mapper
  • Normalized Difference Vegetation Index taken from UAV
  • Normalized Difference Vegetation Index
  • Motodoro supported research on irrigation inventory in Palu, Sulawesi (2014)
  • Ready To Map

UAV(Unmanned Aerial Vehicle) merupakan Pesawat terbang tanpa awak yang dikendalikan oleh alat kendali jarak jauh melalui gelombang radio. UAV dalam beberapa tahun ini mulai berkembang pesat untuk pengambilan penginderaan jarak jauh atau foto udara. FARM-Mapper, merupakan salah satu UAV yang kami kembangkan untuk berbagai keperluan pengindraan jauh.

Pada dasarnya, FARM-Mapper memiliki sistem berbasis elektro-mekanik yang dapat  melakukan misi-misi terprogram, dengan karakteristik:

  1. Tanpa awak pesawat,
  2. beroperasi pada mode mandiri baik secara penuh atau sebagian,
  3. dapat dipergunakan secara berulang.

FARM-Mapper dapat menjadi pilihan alternatif disamping teknologi pemetaan lainnya seperti pemotretan udara baik skala besar dan kecil dengan pesawat berawak serta pemetaan berbasis satelit, karena dapat memperoleh data lebih detil, real time, cepat dan lebih murah. Teknologi ini sangat  menjanjikan untuk diaplikasikan dikembangkan dan sesuai karakteristik topografis dan geografis Indonesia. FARM-Mapper dilengkapi dengan alat atau sistem pengendali terbang melalui gelombang radio, navigasi presisi (Ground  Positioning  System  –  GPS  dan Kompas), elektronik kontrol penerbangan, dan peralatan kamera resolusi tinggi.

Bagaimana FARM-Mapper dapat memberikan kontribusi terhadap pertanian Indonesia ?

FARM-Mapper dapat dilengkapi dengan kamera multispektral. Kamera tersebut mempunyai band merah, hijau, dan NIR (Near Infra Red) mendekati band 2, 3, dan 4 pada citra Landsat TM, yang dapat digunakan untuk menghitung nilai kehijauan tanaman, seperti Normalized Differences Vegetation  Index (NDVI), Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI), dan kanopi tanaman.

Pengaturan konfigurasi band yang tepat pada kamera multispektral, memungkinkan perhitungan indeks vegetasi dari beberapa narrow band yang biasa digunakan, seperti NDVI, SAVI dan lain-lain, sehingga dapat dikaitkan dengan parameter biofisik menggunakan metode kuantitatif berdasarkan pendekatan fisik.

Resolusi spasial, spektral dan temporal yang tinggi dapat  diperoleh  dengan  melakukan penerbangan berkali-kali sehingga piranti ini sangat cocok untuk digunakan  pada  beberapa  precision  farming (Pertanian Tepat Guna) dan juga pada pengaturan irigasi, yang mengutamakan manajemen waktu. Resolusi spasial yang tinggi dan kemampuan merekam band thermal memungkinkan untuk mengisolasi  suhu kanopi pohon dari tanah dan bayangan, sehingga memungkinkan untuk pengambilan informasi suhu vegetasi. Hal ini memungkinkan citra FARM-Mapper dapat menjadi alat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi stres air pada tanaman di suatu areal lahan pertanian.

Dari beberapa penjelasan diatas, secara ringkas berikut ini adalah keuntungan FARM-Mapper untuk pertanian Indonesia :

  1. Dapat dioperasikan relatif cepat dimana saja, dan dapat dilakukan secara berulang untuk mendeteksi perubahan, sehingga dapat diperoleh citra real time;
  2. Mampu terbang rendah, sehingga dapat menghasilkan citra dengan resolusi tinggi;
  3. Biaya lebih rendah untuk pengambilan citra dan perawatan pesawat, sehingga biaya operasionalnya lebih ekonomis;
  4. Aplikasi yang luas dan beragam; dan
  5. Tanpa diperlukan pilot, sehingga relatif aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *